Rem Blong Diduga Picu Karambol Lima Kendaraan di Sukabumi, Sopir Truk Terjepit Empat Jam

  

Proses evakuasi Kecelakaan beruntun 5 kendaraan di Sukabumi. (photo by liputan6.com)

SUKABUMI – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan empat kendaraan angkutan barang dan satu mobil pribadi, mengakibatkan kemacetan panjang serta seorang sopir truk mengalami luka berat setelah terjepit di dalam kabin.

Korban yang diketahui bernama Rizal Ramadhan, pengemudi truk boks Fuso, harus menjalani proses evakuasi dramatis selama kurang lebih empat jam karena tubuhnya terjepit rangka kendaraan yang ringsek akibat benturan keras.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sebuah truk dump Fuso bernomor polisi Z 8247 YB yang dikemudikan Suhaeli melaju dari arah Kota Sukabumi menuju Cibadak.

Saat melintasi Jembatan Sekarwangi, truk tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman atau rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali atas laju kendaraannya.

"Diduga sistem pengereman pada truk dump tersebut tidak berfungsi dengan baik," ujar Wangsit.

Truk yang melaju tanpa kendali kemudian masuk ke jalur berlawanan dan menghantam ban belakang sebuah truk boks Hino. Benturan tersebut membuat truk dump terus melaju hingga menabrak bagian belakang mobil Toyota Avanza yang berada di depannya.

Belum berhenti, truk tersebut kembali menghantam sisi sebuah truk boks Fuso hingga kendaraan itu terguling di badan jalan. Akibat benturan keras tersebut, pengemudi truk Fuso boks, Rizal Ramadhan, terjebak di dalam ruang kemudi yang ringsek.

"Akibatnya, pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya. Posisi kendaraan Fuso boks yang terguling membuat pengemudinya, Saudara Rizal, terjepit di dalam kabin cukup lama," kata Wangsit.

Petugas kepolisian bersama tim gabungan dan warga sekitar kemudian melakukan upaya penyelamatan terhadap korban. Namun proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi kabin kendaraan yang mengalami kerusakan parah serta keterbatasan peralatan di lokasi kejadian.

"Tim kami bersama warga berusaha ekstra keras untuk melakukan evakuasi dengan peralatan terbatas," tambahnya.

Selama proses penyelamatan yang berlangsung sekitar empat jam, kondisi korban terus menurun hingga akhirnya tidak sadarkan diri di dalam kabin. Setelah berhasil dievakuasi, Rizal langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, untuk mendapatkan penanganan medis intensif akibat luka serius pada bagian kaki dan dada.

Selain menyebabkan satu korban luka berat, kecelakaan beruntun tersebut juga sempat memicu kemacetan panjang di Jalur Sukabumi–Cibadak karena proses evakuasi kendaraan dan pembersihan material kecelakaan memakan waktu cukup lama.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerugian material akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Saat ini Satlantas Polres Sukabumi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta kemungkinan adanya faktor lain yang turut memicu insiden tersebut.

Wangsit juga mengingatkan seluruh pengemudi, terutama pengemudi kendaraan angkutan barang, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum melakukan perjalanan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya kendaraan berat, agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman. Pastikan seluruh komponen berfungsi dengan baik demi keselamatan di jalan," pungkasnya.(red/lis)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama