Sergap Online, Jakarta – Kepolisian mengungkap kronologi insiden seorang bocah perempuan berinisial ANS (9), warga Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, yang mengalami luka akibat dugaan terkena peluru nyasar. Korban kini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban tengah bermain bersama tiga orang temannya di area sekitar rumah pada Selasa (7/7/2026). Saat sedang bermain, korban tiba-tiba merasakan sakit setelah diduga terkena benda yang mengenai bagian bawah leher hingga area dada.
Teman-teman korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung panik dan berteriak meminta pertolongan. Mendengar suara tersebut, warga sekitar kemudian berdatangan untuk membantu korban yang mengalami luka.
Korban selanjutnya dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban kemudian dirujuk ke RS Fatmawati guna memperoleh penanganan medis lebih lanjut.
"Korban sedang bermain dengan teman-temannya. Tiba-tiba merasa terkena sesuatu di bagian dadanya dan terasa sakit, kemudian temannya berteriak minta tolong dan dibantu warga korban dibawa ke klinik kemudian dirujuk ke rumah sakit," ujar Usep kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).
Kondisi Korban Stabil
Usep menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini dalam keadaan stabil meski masih menjalani perawatan dan pemantauan tim medis di rumah sakit.
Dalam proses penyelidikan awal, polisi telah mengamankan satu barang bukti berupa proyektil yang diduga berasal dari senapan angin. Benda tersebut kini tengah diperiksa untuk memastikan jenis serta asalnya.
“Diduga satu butir proyektil senapan angin,” kata Usep.
Usai menerima laporan kejadian, anggota Polsek Setu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga melakukan pengumpulan informasi dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.
Beberapa saksi yang telah diperiksa antara lain tiga anak yang saat itu bermain bersama korban, seorang warga sekitar, serta Ketua RT dan RW setempat. Keterangan para saksi diperlukan untuk mengetahui arah datangnya proyektil serta mengidentifikasi pihak yang diduga bertanggung jawab.
“Polsek Setu sudah melakukan cek TKP dan saat ini masih melakukan penyelidikan serta meminta keterangan saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi,” jelas Usep.
Polisi masih mendalami dugaan pelaku maupun sumber tembakan yang menyebabkan korban terluka. Petugas juga memeriksa kondisi lingkungan sekitar karena lokasi kejadian berada di kawasan permukiman yang berbatasan langsung dengan area persawahan.
“Masih kami selidiki terhadap terduga pelakunya. TKP merupakan perkampungan yang berbatasan langsung dengan persawahan,” pungkas Usep.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap apakah insiden tersebut terjadi akibat kelalaian penggunaan senapan angin atau terdapat unsur kesengajaan. Pihak kepolisian memastikan proses penanganan akan terus dilakukan hingga penyebab pasti kejadian diketahui.(red/lis)
Posting Komentar